Wednesday, November 25, 2009

Dengan Nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Garis Besar Kehidupanku Mendatang!

Target
1.      Bussinessman Kaya Raya
2.      Hafiz Qur’an 30 Juz
3.      Khot
4.      Faqih di Kristologi
5.      Bidang Duniawi ( elektronik )

3 yayasan yang harus berdiri  sebelum aku meninggalkan dunia ini

·        Berdirinya Gontor International Islamic School di Malaysia
·        Berdirinya Rumah Pemberdayaan Orang Miskin
·        Berdirinya Masjid



( MENUJU TARGET )

  1. Bussinessman Kaya Raya
    • Mengambil Master dalam bidang manajemen
    • Meneruskan Akinda Bapak ( memperluas )
    • Membeli tanah lalu bangun rumah untuk disewakan
    • Menulis Buku tentang 
a.       Soalan-soalan penyelesaian kehidupan
b.      Kristologi

  1. Hafiz Qur’an 30 juz
·        Menghafal di Kiblah 5 juz ( Bulan 12 )
·        Menghafal di Shoubra 25 juz. ( Bulan 1-6 )
1 bulan : 4 juz x 6 bulan = 24 juz

  1. Khot
·        Mengisi kekosongan di mesir saat hafal Qur’an dengan mengikuti Sekolah Khot
·        Latihan setiap hari.

  1. Faqih di kristologi
·        Banyak membaca di internet
·        Berhubungan selalu dengan Ust Insan Mokoginta
·        Belajar sewaktu amik P.H.D di barat
·        Belajar otodidak semenjak Degree

  1. Bidang Duniawi
·        Kursus Enjin ( kalau boleh, kerja kat bengkel )
·        Kursus Potong Rambut
·        Kursus Masak
·        Kursus Elektik



( MENCAPAI 3 TUJUAN BESAR )

  1. Berdirinya Gontor International Islamic School
a)      Musyawarah dengan Ust Khairil
b)      Mengumpulkan dana dari Alumni Gontor yang berjaya di Indonesia maupun Malaysia
c)      Musyawarah dengan Pak Syukri untuk membangun Gontor cabang dan tenaga pengajar
d)      Musyawarah dengan menteri pendidikan
e)      Musyawarah dengan International Islamic School yang lain

  1. Rumah Pemberdayaan Orang Miskin
a)      Musyawarah dengan Alumni Abim untuk mengajar
b)      Musyawarah dengan IKPM
c)      Orang Miskin bekerja selama 1 tahun untuk pendanaan kembali

  1. Masjid
a)      Musyawarah dengan JAIS ( Ayah Ammar )





Orang Muda menyebutkan apa yang sedang mereka kerjakan
Orang tua menyebutkan apa yang telah mereka kerjakan
Orang Bodoh menyebutkan apa yang ingin mereka kerjakan.

Semoga Allah meletakkan ku dalam Golongan Pertama dan Kedua

Tuesday, November 24, 2009

Rahasia Kerja Tuhan 1 ( Survivor

            Satu-satunya penumpang yang selamat dari kecelakaan kapal laut terdampar di pulau kecil yang kosong.Ia berdoa agar Tuhan menolongnya. Setiap hari ia melihat ke kaki langit mengharapkan pertolongan, tetapi tak ada satu pun kapal yang datang.

            Setelah lelbah menanti pertolongan yang tak kunjung datang, ia kemudian membangun pondok kecil dari kayu-kayu yang hanyut untuk berteduh dan menyimpan harta bendanya.

            Suatu hari, setelah mencari makanan, ia pulang dan mendapati pondok kecilnya terbakar. Asap bergulung-bergulung naik ke angkasa. Hal yang paling buruk telah terjadi; ia kehilangan semua harta bendanya.

            Ia berdiri terpaku diliputi perasaan sedih bercampur marah.

            “TUHAN……., TEGANYA KAU BERBUAT DEMIKIAN TERHADAPKU!” teriaknya

            Keesokan harinya, ia terbangun oleh suara kapal yang mendekati daratan. Kapal itu datang untuk menolongnya.

            “Bagaimana kau tahu aku ada di sini,” tanyanya kepada si penolong.

            “ Kami melihat asap yang kau kirimkan,” jawabnya

Monday, November 16, 2009

RACUN ( Poison )

      Dahulu kala di negeri Cina, seorang gadis bernama Li-Li menikah lalu hidup bersama suami dan ibu mertuanya, Belum lama tinggal di rumah itu, Li-Li telah merasa bahwa ia sama seklai tidak bisa aku dengan ibu  mertuanya, Metuanya mempunyai watak yang sanga berbeda, banyak kebiasaanya yang menjengkelkan Li-Li, belum lagi ia selalu mencela Li-Li.

     Hari berganti minggu, minggu berganti bulan Li-Li dan mertuanya selalu terlibat dalam perdebatan dan permusuhan. Dan yang membuat keadaan semakin buruk adalah menurut tradisi Cina, Li-Li harus membungkukkan badan kepada ibu metuanya dan menaati semua kehendaknya, semua amarah dan ketikabahagiaan di rumah tangga membuat suami Li-Li menjadi tertekan.

   Akhirnya, Li-Li tidak sanggup lagi menghadapi watak buruk dan sifat diktator ibu mertuanya Ia memutuskan untuk berbuat sesuatu. Kemudian, pergialn ia menemui Tuan Huang, sahabat baik ayahnya, yang pekerjaanya menjual berbagai ramuan tradisional. Ia menceritakan masalah yang dihadapinya dan memohon kiranya boleh meminta racun sehingga ia bisa menuelesaikan semua problem yang dihadapinya.

     Tuan Huang berpikir sejenak lalu berkata, " Li-Li, akuakan membantumu, tapi kau harus menaati perintahku!"

     " Baik, Tuan Huang, aku akan melakukan apa saja perintahmu," jawab Li-Li..

      Tuan Huang pergi ke ruang belakang beberapa menit kemudian muncul dengan sebuah bungkusan di tangannya.

     " kau tidak boleh menggunakan racun yang keras untuk menyingkirkan ibu mertuamu, kerana orang-orang nantiakan curiga. Kuberi kau beberapa ramuan yang perlaha-lahan akan menimbun racun di tubuhnya, Setiap hari, siapkan masakan yang lezat, lalu masukkan sedikit ramuan ini ke dalam mangkuknya. Nah, agar tidak membuat orang lain curiga sepeniggalnya nanti, mulai sekarang kau harus bersiakap manis kepadanya, Jangan berdebar lagi dengannya, taati segala perintahnya, dan perlakukan dia bagai seorang ratu, " kata Tuan Huang.

     Li-Li merasa sangat senang dan berterima kasih kepada Tuan Huang. Ia segera kembali ke rumah untuk mulai melaksanakan rencanaya. Minggu berganti bulan, waktu terus berjalan dan tiap hari Li-Li menghidangkan makan khusus untuk ibu mertuanya. Ia ingat betul nasihat Tuan Huang agar tidak bertindak mencurigakan . Ia lalau mengendalikan amarahnya, menaati mertuanya, dan memperlakukannya seperti ibunya sendiri.

     Setelah 6 Bulan, keadaan rumah tangga mereka berubah. Li-Li selalu mengendalikan diri sehingga hampir tidak pernah marah atau jengkel lagi. Ia tidak pernah lagi berdebat, karena ibu mertuanya sekarang tampak lebih ramah dan mudah dilayani.

    Sikap sang mertua terhadap Li-Li pun berubah, ia mulai menyayang Li-Li seperti anak kandungnya sendiri. Ia selalu berkata kepada kerabat dan temannnua bahwa Li-Li adalah menantu yang paling baik. LI-Li dan metunya: satu denga lainnya, sekarang bersikap seperti anak dan ibu kandungnya. Suami Li-Li tentu saja merasa bahagia menyaksikan perubahan ini.

     Suatu hari Li-Li pergi memenui Tuan Huang untuk memohon pertolongganya lagi,"Tuan Huang yang saya hormati, tolong bantu akau untuk menyelamatkan mertuaku dari racun itu! Ia telah berubah menjadi wanita yang sangat baik. Aku sekarang mencintainya seperti ibuku senidiri. Aku tidak ingin ia mati kerana racun yang kuberikan kepadanya.."

    Tuan Huang tersenyun dan menanggukkan kepadalnya,"Li-Li , tak ada yang perlu kau khawatirkan. Aku tidak pernah memberimu racun. Ramuan yang kuberikan kepadamu adalah vitamin dan obat kuat untuk memperbaiki kesehatan mertuamu. Racun yang sebenarnya tersimpan dalam pikiran dan sikapmu terjadapnya. Namun, semua racun itu sekarang telah terkikis habis oleh kasih sayang kau berikan kepada."


                                                                           *******

    Pernahkah kau sadari bahwa bagaimana kau memperlakukannya orang lain adalah bagaimana orang lain itu juga akan memperlakukanmu. Ada pepatah Cina berbunyi: Orang yang mencintai orang lain akan mendapatkan balasan cinta dari orang itu ( Author Unknown )
 

www.luthfi679.blogspot.com